DPRD Kabupaten Musi Rawas Utara Menerima Kunker DPRD Lebong Provinsi Bengkulu
MURATARA. BL – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Musirawas Utara, Provinsi Sumatera Selatan, menerima Kunjungan Kerja DPRD Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu, (10 – 14 February 2026)
Hal itu dilakukan untuk memperkuat kerja sama antar wilayah, mempelajari praktik terbaik, studi banding, bertukar pengalaman dan pengetahuan, serta meningkatkan kapasitas dan wawasan dalam menjalankan fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan.
Kunjungan kerja yang bersipat Studi banding dan studi komparatif ini bertujuan untuk mempelajari sistem atau kebijakan yang berhasil di daerah lain dan bisa kedepannya diharapkan dapat diadaptasi untuk kemajuan kabupaten Lebong.
Hal ini disampaikan oleh ketua komsi 3 DPRD kabupaten Lebong, Alpi Haryono SE kepada awak media melalui sambungan seluler disela sela melaksanakan kegiatan kunjungan kerja yang dimaksud.
“Kami melaksanakan kunjungan kerja untuk studi komparatif dan studi banding ke sejumlah OPD di Kabupaten Musi Rawas Utara diantaranya, Badan Pengelolah keuangan dan aset daerah, Dinas Pertanian dan Perikanan serta Sekretariat DPRD.” Jelas Alpi Haryono SE.
Lanjut Alpi Haryono, “Kunjungan kerja kali ini diikuti oleh sejumlah anggota komisi 3 diantaranya :Alpi Haryono, Revi Doyosi, Oka Mahendra, Rabima Kamsi, Pika Fernandes, Desi Fitriawanti,” tambahnya
Berbagi informasi dan pengalaman terkait tugas dan tanggung jawab, baik di tingkat legislatif maupun administrasi.
Melalui kunjungan ini kami dapat berbagi informasi dan pengalaman terkait tugas dan tanggung jawab, baik ditingkat legislatif maupun administrasi kedepannya dapat berguna bagi peningkatan kualitas pelayanan publik dan pembangunan daerah.
Kemudian Penguatan kerja sama, membangun jaringan kerja sama antar lembaga DPRD dan daerah serta ,peningkatan kapasitas dan wawasan.
Bersama rekan rekan anggota komisi 3 kami dapat membuka wawasan terhadap isu isu global dan praktik praktik terbaik yang dapat meningkatkan kapasitas kami dalam menjalankan tugas kedepannya, serta memperkaya pemahaman tentang cara kerja dewan yang transparan dan akuntabel. Urai Alpi Haryono SE, (*)

