Enam Kandidat Bakal Calon Ketua PKB Lubuknggau, Siapa Dia ?

LUBUKLINGGAU. BL – Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Lubuklinggau Sumatera Selatan yang digelar di Hotel Dewinda , Kecamatan Lubuklinggau Timur I Sabtu (18/4/2036 ,

Muscab PKB ini juga dihadiri Wali Kota Lubuklinggau Periode 2013 – 2023 Prana Putra Sohe yang lebih dikenal dengan panggilan kak Nanan. Sekarang kak Nanan dipercaya mewakili masyarakat Sumatera Selatan di DPR RI.

Keputusan itu diambil dalam Muscab yang berlangsung singkat, Muscab dibuka Ketua Umum PKB yang diwakilkan Dr. Iman Sukri, M.Hum (Ketua Bidang Komunikasi dan Informasi ) DPP PKB

Enam nama yang diusulkan, Ketua DPC PKB, Satu Anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan dan Empat orang Anggota DPRD Kota Lubuklinggau.

Enam nama calon Ketua DPC akan diputuskan melalui Dewan Pimpinan Pusat (DPP). Adapun ke Enam Ketua DPC tersebut yaitu : Yulius, SE, Empi Darnis, S.Sos, Elvaria SE, Almedy Sastra, SH, Novita Anggraini, Siska Novianty, SE.

Dalam sambutannya, Dr. Iman Sukri, M.Hum mengafresiasi hasil kerja DPC PKB Kota Lubuklinggau yang berhasil meningkatkan kursi DPRD Kota dari 2 (dua) kursi menjadi 4 (empat) kursi .

Ia juga meminta seluruh pengurus dan kader partai untuk terus solid berjuang membesarkan partai. Ia juga meminta seluruh lapisan partai menggaungkan tiga manifesto perjuangan PKB.

“Ketiga manifesto tersebut adalah kader PKB harus bisa menjadi pelopor, teladan dan harus hadir di tengah-tengah masyarakat, serta membantu masyarakat. Bila tiga manifesto perjuangan itu dilaksanakan, PKB akan semakin dicintai,” ujarnya.

Ia berharap siapa pun yang nantinya diputuskan menjadi Ketua DPC PKB Kota Lubuklinggau hendaknya dapat semakin membesarkan partai, harap Mas Iman Sukri.

Sementara Empi Darnis salah seorang kandindat calon ketua menyampaikan apresiasi kepada jajaran pengurus di tingkat kecamatan (DPAC) yang dinilainya menjadi ujung tombak perjuangan partai dalam meraih suara rakyat pada setiap momentum Pemilu.

Mas Iman Sukri juga mengingatkan bahwa forum Muscab bukanlah ajang untuk menentukan figur ketua secara langsung, melainkan sebagai sarana konsolidasi organisasi.

Penentuan kepengurusan, lanjutnya, tetap melalui mekanisme yang melibatkan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB, dengan mempertimbangkan pemetaan yang telah dilakukan oleh DPW PKB Sumatera Selatan

Ia juga menyatakan tidak perlu berpolemik soal siapa yang akan memimpin, terpenting adalah bagaimana kita memperkuat konsolidasi partai dan memastikan kepengurusan ke depan mampu menjalankan amanah dengan baik, tandasnya. (Tamrin)